Jangan Lupa Ibu Baru: Tetap Cantik di Tengah Perubahan
Saat bayi lahir, semua perhatian biasanya tertuju pada si kecil. Bayi digendong, dipeluk, dan dicintai tanpa henti—dan itu wajar. Tapi siapa yang ingat ibu baru? Dia yang diam-diam melewati perubahan besar, kadang merasa lelah, ragu, atau bahkan mempertanyakan nilainya sendiri.
Menjadi ibu baru itu seperti naik eskalator perubahan: tidak selalu mudah, kadang membingungkan, tapi setiap langkah membawa cerita baru. Perasaan "apakah aku cukup baik?" itu normal—tapi ibu baru layak untuk dihargai, dicintai, dan terlihat cantik, meski dunia kadang terlalu cepat menghakimi.
Ya, ada orang yang mudah menghakimi: mereka bisa mengomentari penampilan, berpikir fashion ibu postpartum "tidak keren," atau kurang peduli dengan perjuangan nyata di balik kelelahan itu. Itu bukan cermin dari nilai ibu baru—melainkan kurangnya empati mereka.
Di sinilah peran dukungan itu penting. Ibu postpartum tidak harus kehilangan rasa percaya diri atau gaya pribadinya. Dia tetap bisa terlihat cantik, nyaman, dan stylish dengan bantuan hal-hal sederhana: piyama lucu, aksesori manis, sandal rumah yang nyaman. Dukungan dari kelompok atau orang terdekat bisa membantu menyiapkan fashion yang nyaman untuk ibu, sementara ia sibuk merawat bayi. Percayalah, ibu baru tidak punya banyak waktu untuk memikirkan gaya sendiri saat tubuh dan pikirannya fokus pada kelahiran dan bayi.
Jadi, ingatkan ibu baru: kamu tetap berhak cantik, nyaman, dan bahagia. Rayakan setiap momen sederhana, biarkan diri menikmati hal-hal indah, dan biarkan orang-orang yang peduli di sekitarmu mendukungmu. Karena ketika ibu bahagia dan nyaman, rumah menjadi lebih hangat, dan hidup terasa lebih ringan.
